Ternyata Ini Arti Debet, Kredit, dan Saldo di Buku Tabungan yang Benar

Sharing is caring!

Arti Debet Kredit Saldo di Buku Tabungan ~ Tahukah anda kalau pencatatan debet dan kredit pada buku tabungan itu sangat berbeda dengan debet dan kredit dalam akuntansi. Mengapa demikian?

BisnisHandal.com, Ketika kita membuka tabungan di bank, maka pihak bank akan menerbitkan buku tabungan. Buku tabungan ini adalah media untuk mencatat uang  yang keluar masuk dari rekening kita.

Untuk perubahan uang yang keluar atau masuk dari rekening kita, pihak bank akan mencatatnya dalam beberapa istilah. Seperti pajak, bunga, biaya administrasi, dan sebagainya. Namun, dari semuanya itu, ada 3 istilah yang harus ada dan sebaiknya kita ketahui.

Ketiga istilah tersebut adalah debet (debit), kredit, dan saldo.

Mengapa ketiga istilah tersebut sebaiknya kita pahami? Karena istilah tersebut akan sedikit berbeda dengan istilah akuntansi yang selama ini kita kenal. Untuk mengetahui arti istilah debit, kredit, dan saldo di buku tabungan, ada baiknya kita lihat penjelasannya berikut ini.

Baca: Perbedaan Uang kartal dan Uang Giral dengan Penjelasan Lengkap

Arti Debet, Kredit, dan Saldo di Buku Tabungan

Arti Debet dalam Akuntansi

Debet atau debit berasal dari bahasa latin debere. Arti debet dalam akuntansi adalah pencatatan ketika aset atau uang mengalami penambahan atau peningkatan.

Dalam akuntansi, ketika ada uang yang masuk ke dalam kas, maka harus ditulis dalam kolom debet yang terletak di sebelah kiri.

Debet Adalah

Debet juga bisa mencakup hal-hal lain, seperti harta yang tidak dalam bentuk uang, hingga piutang yang belum jatuh tempo.

Arti Kredit dalam Akuntansi

Berbeda dengan debet, arti kredit dalam akuntansi adalah pencatatan khusus untuk hutang atau ekuitas yang mengalami peningkatan. Kredit sendiri berasal dari bahasa latin credere.

Pencatatan kredit dalam akuntansi akan mengurangi uang yang masuk. Semakin banyak kredit yang tercatat, maka saldo juga akan semakin berkurang. Biasanya kolom untuk mencatat kredit berada di sebelah kanan.

Arti Saldo dalam Akuntansi

Dalam akuntansi, saldo atau balance adalah selisih dari jumlah debet dan kredit selama periode waktu tertentu.

Jadi untuk menghitung saldo adalah dengan mengurangkan jumlah debet dan kredit saja. Jika jumlah debet lebih besar daripada jumlah kredit, maka saldo yang didapat adalah saldo debet.

Pencatatan Debet, Kredit, dan Saldo di Buku Tabungan

Jika anda sering mengamati pencatatan dalam buku tabungan, maka anda akan menemukan perbedaan dalam pencatatan debet dan kredit antara akuntansi dengan buku tabungan.

Sebagai contoh, jika anda saat ini juga menyimpan uang sebesar Rp 100.000 ke bank manapun, maka pada buku tabungan akan tercetak Rp 100.000 pada kolom kredit.

Sebaliknya, jika anda menarik uang sebesar Rp 100.000, maka pada buku tabungan anda akan tercetak Rp 100.000 pada kolom debet.

Padahal dalam akuntansi tadi, untuk penambahan uang harusnya berada pada kolom debet dan keluarnya uang pada kolom kredit. Apakah bank salah mencatat? Jawabannya adalah tidak.

Arti Debet, Kredit, dan Saldo di Buku Tabungan

Jadi arti debet, kredit, dan saldo di buku tabungan tidak sama dengan akuntansi dalam hal sudut pandangnya.

Dengan kata lain, pencatatan debet dan kredit pada buku tabungan adalah berdasarkan sudut pandang pihak bank dan bukan berdasarkan sudut pandang nasabah.

Ketika anda menyetorkan uang ke bank, maka bank memiliki hutang kepada kita senilai uang yang kita setorkan tersebut. Maka dari itu, dari sisi sudut pandang pihak bank, akan menempatkan uang tersebut pada kolom kredit.

Sebaliknya, jika kita menarik uang senlai tertentu dari bank, maka dalam sudut pandang pihak bank, hutang bank akan berkurang senilai jumlah uang yang kita tarik tersebut. Dengan demikian, mereka akan mencatatnya pada kolom debet.

Untuk saldo dalam buku tabungan adalah total uang nasabah yang berada di kolom kredit setelah dikurangi dengan debet, biaya administrasi, pajak, dan lain-lain. Pemberian bunga tabungan juga akan menambah saldo uang nasabah.

Jadi perhitungannya adalah Saldo = Kredit + Bunga + Penerimaan Lain – Debet – Pajak – Biaya Admin – Biaya Lain.

Baca: Pengertian Ekonomi Kreatif, Ciri-Ciri, Contoh, dan Manfaatnya

Kesimpulannya, arti debet, kredit, dan saldo di buku tabungan agak berbeda dengan pencatatan akuntansi yang selama ini kita kenal karena itu adalah berdasarkan sudut pandang pihak bank. Semoga anda terbantu dengan penjelasan tersebut. [BH/CS]

Tinggalkan komentar