Bareksa vs Bibit, Manakah Reksadana yang Terbaik untuk Pemula?

Sharing is caring!

Bareksa vs Bibit ~ Diantara kedua marketplace reksadana Bareksa vs Bibit, manakah yang paling baik dan aman untuk pemula? Berikut jawabannya!

BisnisHandal.com, Investasi seperti apa yang anda persiapkan untuk perencanaan keuangan di masa depan? Ada banyak sekali pilihan tentunya. Anda bisa memilih deposito berjangka, bermain saham, tabungan emas Antam, membangun kos-kosan, atau reksadana.

Tidak ada investasi yang paling baik atau paling sempurna karena semuanya memiliki kelebihan dan risikonya masing-masing.

Akan tetapi jika anda menginginkan investasi dengan income yang lumayan tinggi dan cocok untuk pemula, maka reksadana adalah salah satu pilihan yang cukup direkomendasikan.

Baca: 6 Jenis Investasi yang Aman dan Menguntungkan untuk Pemula Saat Ini

Cara Memulai Investasi Reksadana

Untuk memulai investasi reksadana, tentunya anda membutuhkan perencanaan terlebih dahulu. Tidak hanya modal investasi yang perlu anda persiapkan. Tetapi juga cara investasi reksadana, seperti jangka waktu investasi, manajer investasi, hingga memilih platform investasi reksadana yang tepat.

Ada banyak sekali platform untuk investasi reksadana via marketplace yang bisa menjadi pilihan anda dalam investasi. Dari kesemuanya, yang paling populer dan paling banyak menjadi pilihan adalah Bareksa dan Bibit.

Kedua marketplace investasi ini sama-sama menjanjikan keuntungan yang cukup tinggi dengan modal awal yang terbilang sangat kecil. Baik Bareksa maupun Bibit telah mengantongin izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan memiliki banyak sekali produk investasi yang menarik.

Lantas, manakah dari keduanya yang paling direkomendasikan?

Bareksa vs Bibit; Manakah yang Terbaik untuk Pemula?

Mengenal Reksadana Bareksa

Bareksa adalah sebuah fintech dari PT Bareksa Portal Investasi yang menyediakan marketplace reksadana atau transaksi reksadana secara online dari berbagai perusahaan manajer investasi.

cara investasi di bibit

Plafrom fintech yang sangat populer satu ini telah berdiri sejak 17 Februari 2013 dengan jumlah produk reksadana yang telah mencapai 190 lebih, termasuk produk reksadana syariah.

Bareksa juga memiliki produk keuangan lain seperti obligasi, dana umroh, dan Fund Academy. Modal awal yang kita butuhkan untuk investasi reksadana di Bareksa adalah mulai dari Rp 50.000.

Keunggulan dan Kekurangan Reksadana Bareksa

Sebagai marketplace reksadana yang tertua dan terpopuler di Indonesia, Bareksa memiliki beberapa poin keunggulan antara lain sebagai berikut.

  • Memiliki produk reksadana yang paling banyak dan beragam dengan lebih dari 190 pilihan produk investasi.
  • Manajer investasinya sangat profesional dan berpengalaman.
  • Mudah transaksi karena tersedia aplikasi versi mobile maupun langsung di website.
  • Aplikasi mobile-nya ringan dan tidak memakan banyak memori.

Akan tetapi, Bareksa juga memiliki beberapa kelemahan berikut ini.

  • Tampilan interfacenya terkesan kuno dan kurang modern.
  • Alur aplikasi untuk investasinya cukup menyulitkan dan ribet, terutama bagi pemula yang belum terbiasa.
  • Customer service kurang responsif dan terkesan cukup lamban.
  • Minimal investasi Rp 50.000 termasuk mahal karena rata-rata marketplace lain hanya mematok biaya awal investasi mulai dari Rp 10.000.
  • Metode pembayaran hanya bisa lewat OVO selain dengan transfer manual.

Sekilas Mengenai Reksadana Bibit

Bibit adalah marketplace reksadana milik PT Bibit Tumbuh Bersama yang baru berdiri sejak 15 Januari 2019. Jadi sebetulnya Bibit adalah fintech yang masih sangat baru di Indonesia.

Meski masih terhitung anak bawang, kiprah Bibit belakangan ini sangat diperhitungkan karena mampu meraih banyak konsumen hanya dalam waktu yang singkat. Hal ini tidak lepas dari berbagai fitur dan keunggulan menarik dari marketplace reksadana satu ini.

Adapun jumlah produk reksadana dari Bibit adalah sekitar 46 produk dan tidak sebanyak Bareksa. Tetapi yang menarik dari Bibit adalah para penggunanya bisa memanfaatkan jasa Robo Advisor. Robo Advisor adalah asisten virtual yang akan membimbing para investor pemula untuk memilih produk reksadana berdasarkan umur, tujuan, dan profil risiko.

Keunggulan dan Kekurangan Reksadana Bibit

Berikut ini adalah beberapa keunggulan dari reksadana Bibit yang membuatnya menjadi pilihan banyak investor pada saat ini.

pengalaman investasi di bibit
  • Adanya fitur Robo Advisor yang sangat membantu terutama bagi investor pemula.
  • Tampilan interfacenya lebih canggih dan kekinian sehingga cukup mudah dipergunakan.
  • Modal awal investasi sangat terjangkau karena mulai dari Rp 10.000 saja.
  • Terdapat banyak metode pembayaran, mulai dari transfer langsung, LinkAja, GoPay, hingga Virtual Account.
  • Adanya fitur refferal yang memungkinkan penggunanya mendapatkan komisi jika merekomendasikan kepada teman yang lain.
  • Memungkinkan penggunanya untuk langsung chat dan berkomunikasi dengan customer service dan langsung mendapat tanggapan pada saat itu juga.

Meskipun demikian, Bibit juga memiliki beberapa kekurangan seperti berikut ini.

  • Bibit hanya tersedia dalam aplikasi mobile saja.
  • Pilihan produk reksadana masih sedikit dan kalah jauh jika dibandingkan dengan Bareksa.

Kesimpulan

Jadi jika dibandingkan antara Bareksa vs Bibit, maka kedua plaform ini masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangannya.

Untuk Bareksa, anda bisa lebih fleksibel dalam memilih produk karena memiliki produk reksadana yang ditawarkan sangat banyak dan beragam. Selain itu, sebagai pelopor investasi reksadana online, Bareksa tentu memiliki manajer investasi yang lebih berpengalaman dalam bidangnya.

Bibit sendiri meskipun baru juga tidak bisa kita anggap remeh. Adanya fitur Robo Advisor dan customer service yang selalu online dan tanggap membuat para investor akan sangat terbantu. Terutama bagi para investor pemula yang masih bingung terhadap alur transaksi dalam marketplace reksadana.

Terlebih lagi para pengguna Bibit juga akan dimanjakan dengan tampilan aplikasi yang mudah, menarik, dan kekinian, fitur pembayaran yang beragam, dan modal awal investasi yang sangat terjangkau.

Baca: Cara Bermain Saham dengan Modal Kecil Cocok Untuk Pemula

Antara Bareksa vs Bibit kita tentu akan menemukan kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Tinggal menentukan mana yang paling cocok untuk anda berdasarkan kelebihan dan kekurangan mereka masing-masing. [BH/CS]

Tinggalkan komentar