Cara Ternak Kambing yang Menguntungkan dengan Metode Modern

Sharing is caring!

Cara Ternak Kambing yang Menguntungkan ~ Bagaimana cara ternak kambing dengan metode modern yang terbukti sangat menguntungkan dan bisa memangkas modal dan waktu panen? Berikut jawabannya!

BisnisHandal.com, Peternakan adalah salah satu usaha yang cukup sering ditemui di berbagai daerah di Indonesia, terutama di daerah pinggir kota dan daerah pedesaan. Salah satu usaha peternakan yang sangat lumrah di Indonesia adalah usaha ternak kambing.

Potensi bisnis dari ternak kambing cukup menguntungkan bagi peternak karena beberapa keunggulan dari beternak kambing.

Kambing adalah salah satu hewan ternak yang cukup populer untuk konsumsi masyarakat karena tinggi akan nilai gizi. Dengan masa panen yang cepat dan harga jual yang relatif stabil menjadikan usaha ternak kambing sebagai primadona dalam usaha peternakan.

Cara Ternak Kambing dengan Metode Tradisional

Pada saat ini, mayoritas peternak kambing masih menjalankan usaha ternak dengan cara tradisional.

Dengan metode ternak cara tradisional yang kurang mendapat perhatian khusus dari mulai kandang, pemeliharaan, hingga pakan yang ala kadarnya, membuat potensi bisnis peternakan kambing sangat tidak efektif. Padahal metode ternak cara trandisional yang ala kadarnya ini cenderung memperlambat masa panen dan memperbesar potensi risiko dari usaha ternak kambing itu sendiri.

Alhasil, ternak kambing dengan cara ini juga dirasa kurang menguntungkan dan hanya dijadikan usaha sampingan saja.

Bagaimana Cara Ternak Kambing yang Menguntungkan?

Cara ternak kambing yang menguntungkan dan layak untuk dicoba adalah ternak kambing dengan cara modern.

cara ternak kambing modern

Keunggulan dari cara ternak kambing dengan menggunakan metode modern adalah dapat meningkatkan efisiensi biaya, tenaga, waktu, dan pakan dengan manajemen pengelolaan yang baik.

Diharapkan dengan menerapkan cara ternak kambing dengan sistem modern ini akan memberikan keuntungan lebih banyak dalam tempo yang lebih cepat bagi para peternak.

Cara Ternak Kambing Modern yang Menguntungkan

Cara ternak kambing yang menguntungkan dengan menggunakan sistem ternak kambing modern adalah suatu keseluruhan pengelolaan ternak kambing yang meliputi manajemen kandang, pemilihan bibit, pemilihan pakan yang tepat, dan pemeliharaan yang intensif dan terarah.

Jadi mulai dari pembuatan kandang, pemilihan bibit, sampai pada pakan dan pemeliharaan harusnya sesuai dengan tata cara peternakan modern untuk memaksimalkan hasil yang dari usaha peternakan itu sendiri.

Apa saja yang perlu diperhatikan dari cara ternak kambing yang menguntungkan dengan metode modern?

1. Cara Ternak Kambing dengan Manajemen Kandang Kambing

Cara ternak kambing yang menguntungkan dengan sistem modern yang pertama adalah melalui manajemen kandang kambing yang tepat.

Tidak seperti peternakan sistem tradisional yang tidak terlalu memperhatikan kondisi kandang, pada peternakan sistem modern, kandang kambing harus memenuhi banyak persyaratan agar kambing bisa nyaman dan berkembang dengan sempurna ketika tinggal dalam kandang.

Sebagai tempat tinggal dan berlindung, kandang kambing haruslah menjadi tempat yang nyaman bagi kambing dengan pencahayaan sinar matahari yang cukup, terlindung dari tiupan angin secara langsung, dan tidak berada di daerah sekitar genangan air yang terlalu lembab.

Ukuran kandang untuk penggemukan yang ideal adalah 4,5 meter persegi untuk 10 ekor kambing. Kandang yang terlalu sempit tidak baik untuk kesehatan kambing. Demikian juga kandang yang terlalu luas akan membuat kambing menjadi terlalu aktif sehingga memperlambat proses penggemukan.

Jangan lupa untuk selalu memperhatikan kebersihan kandang kambing, terutama dari kotoran dan faktor kelembaban dalam kandang agar parasit dan jamur tidak mudah menyerang ternak kambing.

2. Cara Ternak Kambing dengan Manajemen Bibit Kambing

Cara ternak kambing yang menguntungkan dengan metode modern berikutnya adalah dengan memperhatikan manajemen bibit kambing.

Untuk mendapatkan hasil panen yang baik dan tepat waktu, salah satu penentu utamanya adalah bibit kambing yang baik.

fermentasi pakan ternak kambing

Pilihlah bibit kambing dengan usia di atas 6 bulan atau sudah masuk pada periode pembentukan daging. Jika anda memilih bibit dengan usia di bawah 6 bulan, maka masa panen akan menjadi lambat karena masih dalam fase pembentukan tulang dan belum siap untuk penggemukan.

Selan dengan usia yang tepat, bibit kambing juga harus memiliki fisik yang tegap dan sehat, dengan badan panjang yang proporsional dan berekor gemuk. Jangan memilih bibit kambing yang ekornya kurus atau berbentuk cambuk karena akan susah untuk digemukkan.

3. Cara Ternak Kambing dengan Manajemen Pakan Kambing

Manajemen pakan kambing yang tepat juga menjadi cara ternak kambing yang menguntungkan dengan metode modern berikutnya yang harus anda pahami.

Pakan kambing yang direkomendasikan dalam metode modern untuk proses penggemukan adalah berupa pakan hijau, konsentrat dan fermentasi.

Fermentasi pakan kambing dan konsentrat adalah jenis makanan yang sangat penting dalam upaya penggemukan kambing dengan cara ternak metode modern. Hal ini dikarenakan fermentasi pakan akan memenuhi kebutuhan protein dan serat kasar untuk kambing.

Jadi berbeda dengan ternak kambing metode tradisional yang hanya memberi pakan hijau berserat saja, dalam metode ternak modern juga harus memenuhi kebutuhan protein tinggi yang sangat penting dalam proses penggemukan bibit kambing.

Membuat Fermentasi Pakan Ternak Kambing

Berikut ini adalah cara membuat fermentasi pakan ternak kambing yang tepat dalam metode ternak kambing modern.

Bahan Fermentasi untuk Pakan Kambing

Bahan-bahan yang diperlukan untuk membuat fermentasi pakan kambing adalah sebagai berikut:

  • 1 liter suplemen organik cair (GDM spesialis ternak)
  • 100 kg jerami
  • ½ kg molases
  • Air bersih secukupnya

Alat yang Dibutuhkan untuk Fermentasi Pakan Kambing

Untuk membuat fermentasi untuk pakan kambing, anda membutuhkan alat-alat berikut ini.

  • Pisau atau chopper untuk mencacah jerami
  • Drum atau wadah tertutup
  • Bak atau wadah terbuka

Cara Membuat Fermentasi Pakan Ternak Kambing

ternak kambing modal 10jt

Adapun cara membuat fermentasi pakan ternak kambing adalah sebagai berikut.

  1. Cuci bersih jerami dalam air untuk menghilangkan kotoran yang dapat menyebabkan terganggunya proses fermentasi.
  2. Keringkan jerami dengan cara diangin-anginkan. Tidak perlu sampai dijemur.
  3. Cacah kasar jerami dengan potongan lebih kurang 8 – 10 cm. Jangan mencacah terlalu panjang dan terlalu pendek karena akan menurunkan selera makan kambing.
  4. Selanjutnya jerami dimasukkan ke dalam bak atau wadah terbuka agar diaduk dengan bahan lainnya.
  5. Tambahkan molases, suplemen organik cair, dan air sedikit demi sedikit sambil diaduk hingga merata.
  6. Selanjutnya campuran untuk fermentasi ini dimasukkan ke dalam drum atau wadah tertutup dan dibiarkan selama lebih kurang 7 hari.
  7. Setelah difermentasikan selama 7 hari, pakan fermentasi sudah jadi dan bisa diberikan untuk pakan kambing.

4. Cara Ternak Kambing dengan Manajemen Pemeliharaan Kambing

Cara ternak kambing yang menguntungkan dengan metode modern terakhir adalah manajemen pemeliharaan kambing.

Agar ternak kambing selalu sehat dan bisa dipanen sesuai dengan waktunya, maka kambing harus senantiasa terpelihara dengan baik.

Manajemen pemeliharaan kambing adalah meliputi pemberian pakan yang rutin dengan pakan hijau dan pakan konsentrat dan fermentasi. Hal ini bertujuan agar setiap nutrisi yang diperlukan untuk proses pertumbuhan dan penggemukan tercukupi.

Selanjutnya, kambing juga perlu untuk dirawat dengan baik mulai dari memberihkan kandang secara rutin dan memandikan kambing setiap 6 bulan sekali.

Pengasapan di sekitar kandang kambing juga diperlukan untuk mengusir serangga-serangga yang bisa membawa penyakit bagi kambing.

Jangan lupa juga untuk memeriksa kesehatan kambing yang bisa dilihat dari kondisi fisik dan aktif tidaknya kambing. Pisahkan kambing yang terindikasi sakit untuk proses pengobatan.

Dengan manajemen pemeliharaan yang baik, maka ternak anda sudah bisa dipanen dalam tempo 1 tahun.

Baca Juga:

Dengan menggunakan metode ternak kambing sistem modern, usaha ternak kambing anda bukan lagi menjadi usaha sampingan, tetapi bisa menjadi bisnis utama yang menguntungkan. [BH/CS]

Tinggalkan komentar