6 Contoh Uang Giral yang Paling Umum di Masyarakat dan Kegunaannya

Sharing is caring!

Contoh Uang Giral ~ Seperti apa contoh uang giral? Berikut ini adalah 6 jenis uang giral yang sering digunakan dalam transaksi di masyarakat.

BisnisHandal.com, Saat ini, uang adalah medium utama yang paling banyak dilakukan dalam transaksi jual beli barang atau jasa di masyarakat. Keberadaan uang sangat penting, karena tanpa uang sulit bagi kita untuk membeli apa pun di era modern saat ini.

Sejarah uang sebetulnya telah melalui perjalanan yang amat panjang, mulai dari sistem penjualan barter, kemudian berkembang menjadi koin emas, berkembang lagi menjadi uang kertas, hingga berbagai jenis uang seperti sekarang ini..

Berdasarkan bentuknya, ada 2 jenis uang yang beredar di masyarakat pada saat ini. Uang kartal dan uang giral. Uang kartal dan uang giral bisa dibedakan dari fisik, sifat, nilai, dan faktor-faktor lainnya.

Baca Juga:

6 Contoh Uang Giral beserta Kegunaannya Masing-Masing

Uang kartal adalah jenis uang yang paling familiar di masyarakat. Baik anak-anak hingga orang dewasa pasti sudah mengenal kartal mulai dari uang logam dan uang kertas dengan baik.

Berbeda dengan uang kartal yang sangat familiar, sebagian orang mungkin belum terlalu mengenal uang giral. Hal ini wajar saja mengingat peredaran uang giral selain terbatas, juga tidak semua transaksi bisa menggunakan uang giral karena keterbatasan alat (ketersediaan mesin EDC), akses bank, koneksi internet, dan sebagainya.

Berikut ini adalah 6 contoh uang giral yang paling banyak digunakan dalam transaksi jual beli di masyarakat.

1. Cek

sejarah uang
Contoh Cek

Contoh uang giral yang cukup populer di masyarakat saat ini adalah cek.  Pengertian cek adalah surat perintah tertulis dari nasabah kepada bank untuk membayarkan uang dengan jumlah tertentu kepada orang yang membawanya.

Jadi dengan menggunakan cek, nasabah bisa meminta bank untuk menarik atau melakukan pendebetan dengan jumlah tertentu dari rekening nasabah yang bersangkutan dan membayarkannya kepada pembawa cek atau orang yang dituju.

Sebuah cek dianggal sah sebagai uang giral dan bisa diproses oleh bank apabila memenuhi syarat sebagai berikut.

  • Nama cek harus termuat dalam teks
  • Berisi perintah tidak bersyarat untuk membayar uang dalam jumlah tertentu
  • Nama pihak yang membayar (tertarik) harus jelas
  • Adanya penunjukan tempat dimana pembayaran akan dilakukan
  • Pernyataan tanggal dan tempat cek tersebut akan ditarik
  • Tanda tangan orang yang mengeluarkan cek (nasabah/penarik)

Jadi cek adalah salah satu syarat uang atau alat pembayaran yang sah di masyarakat. Meski demikian, masyarakat berhak menolak transaksi jual beli dengan menggunakan cek jika dirasa merepotkan.

2. Giro

syarat uang
Contoh Giro

Giro adalah salah satu contoh uang giral yang memiliki fisik yang sama dengan cek namun cara kerjanya sangat jauh berbeda.

Jadi pengertian giro adalah salah satu alat pembayaran yang berupa surat perintah tertulis kepada bank untuk memindahbukukan sejumlah uang dari rekening pembuat giro kepada rekening lain yang ditunjuk oleh giro tersebut.

Jika jika membawa cek ke bank akan menerima uang tunai dalam jumlah tertentu sesuai dengan yang tertera pada cek, giro justru sebaliknya. Pihak bank tidak mencairkan uang dalam bentuk tunai, tetapi hanya memindahbukukan uang tertentu dari rekening A ke rekening B.

Sebuah giro bisa dikatakah memiliki keabsahan untuk transaksi keuangan apabila memenuhi standar sebagai berikut.

  • Nama dan nomor unik pada giro
  • Nama bank atau pihak tertarik
  • Adanya perintah yang jelas untuk pemindahbukuan sejumlah uang dari rekening penarik atau pembuat giro
  • Nama dan nomor rekening pemegang giro
  • Jumlah nomial uang dan bank tujuan pemindahbukuan
  • Tanggal dan tempat penarikan
  • Stampel dan tanda tangan pihak penarik

Proses pencairan giro baru bisa dilakukan setelah giro jatuh tempo dengan masa berlakunya adalah 70 hari sejak tanggal yang tertera pada giro.

3. Kartu Kredit

uang kartal
Contoh Kartu Kredit

Kartu kredit adalah salah satu contoh uang giral yang paling banyak digunakan dalam masyarakat modern untuk memudahkan transaksi, khususnya transaksi dalam jumlah besar yang akan merepotkan dan memakan waktu jika menggunakan uang kartal.

Kartu kredit dikeluarkan oleh bank umum kepada nasabah dengan limit tertentu yang memungkinkan nasabah tersebut untuk terlebih dahulu melakukan transaksi keuangan di merchant-merchant tertentu dan baru akan ditagihkan kepada nasabah sesuai dengan jatuh tempo yang telah disepakati bersama.

Jadi dengan menggunakan kartu kredit, anda bisa membelanjakan sejumlah uang terlebih dahulu dan tagihan atas belanja tersebut baru akan ditagih sekaligus oleh bank sesuai dengan tanggal jatuh tempo yang telah disepakati bersama.

Selain transaksinya menjadi praktis dan lebih aman, dengan menggunakan kartu kredit anda juga bisa mengantisipasi terhadap pengeluaran yang sifatnya mendadak atau tidak terduga.

4. Wesel Pos

uang logam
Contoh Wesel Pos

Wesel pos adalah surat pos yang digunakan untuk keperluan pengiriman uang, baik dalam maupun luar negeri.

Wesel pos kebanyakan digunakan untuk keperluan pengiriman uang di desa atau daerah yang belum memiliki akses bank atau orang-orang yang tidak memiliki rekening bank.

Cara pengiriman uang dengan wesel pos adalah anda harus mendatangi kantor pos terdekat dan mengisi formulir pengiriman uang yang berupa data nama dan alamat pengirim, nama dan alamat penerima, serta nominal uang yang akan dikirim.

Selanjutnya petugas pos akan memproses transaksi anda. Jika selesai, anda akan diberi slip transaksi, PIN dan NTP (Nomor Transaksi Pusat).

Selanjutnya anda tinggal menghubungi pihak penerima uang dan memberitahukan kode PIN dan NTP tersebut.

Pihak penerima bisa mencairkan uang kiriman tersebut dengan memberitahukan kode PIN dan NTP kepada petugas berikut KTP yang masih berlaku. Jika nomor PIN, NTP, dan KTP tersebut sudah benar, uang kiriman anda melalui wesel pos bisa langsung ditarik oleh pihak penerima.

5. Transfer Telegrafis

Contoh uang giral yang lain adalah transfer telegrafis atau istilah lainnya cable order.

Transfer telegrafis adalah sistem pembayaran melalui telegram, telex, atau telepon yang dilakukan oleh pihak bank dari dalam negeri atas perintah nasabah bank tersebut kepada bank yang ada di luar negeri agar membayarkan uang tertentu kepada perorangan atau badan yang ditunjuk oleh nasabah tersebut.

Transfer telegrafis adalah sistem pembayaran internasional yang biasa dilakukan untuk keperluan pengiriman uang dari dalam ke luar negeri atau keperluan kerja sama bisnis di luar negeri.

6. Surat Kredit atau Letter of Credit

uang kartal adalah
Ilustrasi Letter of Credit

Contoh uang giral yang cukup populer terakhir adalah surat kredit atau letter of credit.

Letter of credit aldah salah satu sistem atau cara pembayaran internasional berupa surat pernyataan yang dikeluarkan oleh bank atas permintaan importir (pembeli) kepada eksportir (penjual) melalui conforning bank dengan menyatakan bank akan membayarkan sejumlah uang tertentu apabila persyaratan dalam letter of credit tersebut sudah terpenuhi.

Sederhananya letter of credit adalah surat pernyataan dari bank atas permintaan nasabahnya selaku importir untuk menyediakan dan membayar sejumlah uang tertentu kepada eksportir. Bahasa lain dari letter of credit adalah documentary credit.

Letter of credit sangat diperluakan untuk kelancaran transaksi dari dalam ke luar negeri. Karena dengan adanya surat kredit dari bank ini, pihak eksportir merasa terjamin pembayarannya asalkan kelengkapan dokumen tersebut sudah sesuai.   

Baca Juga:

Demikianlah tadi contoh uang giral yang paling umum digunakan dalam masyarakat. Semoga artikel ini bisa menambah wawasan kita semua. [BH/HT]

Tinggalkan komentar