E-Business Adalah: Pengertian, Strategi, dan Keuntungan E-Business

Sharing is caring!

E-Business Adalah ~ Apa itu e-business? Mari kita cari tahu jawabannya di bawah ini!

BisnisHandal.com, E-business adalah salah satu istilah yang kerap ditemui seiring dengan perkembangan teknologi informasi dalam dekade terakhir ini.

Sebetulnya apa itu e-business? Mari kita cari tahu jawabannya bersama.

E-Business Adalah Apa?

e business dan e comerce

Pengertian e-Business atau electronic business adalah sebuah kegiatan transaksi, jual beli, atau bisnis yang dilakukan dengan menggunakan bantuan perangkat teknologi elektronik seperti komputer atau smartphone dan internet sebagai media perantaranya.

Jadi e-bisnis adalah kegiatan bisnis yang sama seperti bisnis konvensional pada umumnya, hanya saja dalam transaksi bisnisnya kedua belah pihak atau lebih tidak bertemu atau bertatap muka secara langsung, tetapi melalui media elektronik dan teknologi internet sebagai penghubung kegiatan bisnis.

Dengan adanya e-business, kegiatan transaksi jual beli atau bisnis sebuah perusahaan ataupun perorangan akan menjadi lebih praktis, sederhana, hemat waktu serta biaya operasional.

Bentuk Hubungan dalam E-Business

makalah e business

Karena terjadinya bisnis dalam e-business melibatkan perantara teknologi elektronika dan internet, maka bentuk hubungan dalam e-business dapat dibagi menjadi 5 klasifikasi.

1. Bentuk Hubungan Business to Business

Bentuk hubungan business to business adalah bentuk kerja sama bisnis (bisa berupa kegiatan perdagangan atau bentuk bisnis lain) yang melibatkan kedua pelaku bisnis atau badan usaha. Kedua pelaku bisnis ini bertemu secara online untuk melakukan transaksi bisnis.

2. Bentuk Hubungan Business to Customer

Bentuk hubungan bisnis to customer adalah bentuk yang cukup lazim dalam e-business. Dalam bentuk bisnis ini biasanya terjadi penjualan langsung barang atau jasa dari pebisnis kepada pelanggan lewat media elektronik atau online.

3. Bentuk Hubungan Customer to Customer

Dalam bentuk hubungan customer to customer ini, antara pelanggan satu dengan pelanggan yang lain bisa melakukan transaksi bisnis seperti penjualan atau pertukaran produk lewat media online. Biasanya kedua customer ini bertemu di sebuah forum atau situs marketplace atau e-commerce.

4. Bentuk Hubungan Customer to Business

Bentuk hubungan dalam e-business berikutnya adalah customer to business. Dalam hubungan ini, pihak customer yang melakukan perdagangan atau menjalin bisnis kepada perusahaan.

5. Bentuk Hubungan Intrabusiness

Bentuk hubungan intrabusiness dalam e-bisnis adalah bentuk hubungan bisnis antara pekerja/karwayan/pemegang saham dalam perusahaan yang sama dengan melibatkan pertukaran barang, jasa, ataupun informasi.

Unsur-Unsur E-Business

manfaat e business

Sebuah e-business baru bisa dikatakan bisnis apabila melibatkan unsur-unsur berikut ini.

1. Pelaku Bisnis

Unsur pertama yang harus ada dalam e-business adalah pelaku bisnis. Pelaku bisnis ini bisa berupa perusahaan (badan usaha) ataupun perorangan dan bisa saja terdiri lebih dari 2 pihak atau lebih yang menjalin bisnis.

Contoh pelaku e-business ini adalah perusahaan (produsen), organisasi, supplier, distributor, rekanan bisnis, dropshipper, reseller, konsumen, dan sebagainya.

2. Media Elektronik dan Teknologi Internet

Unsur e-business yang mutlak ada selain pelaku bisnis adalah media atau medium yang digunakan dalam bisnis. Media ini adalah peragkat elektronik yang berupa komputer atau smartphone. Selain komputer atau smartphone, teknologi lain yang harus hadir dalam e-business adalah internet. Tanpa komputer atau smartphone yang terhubung dengan internet, maka e-business hanya akan menjadi bisnis konvensional biasa.

3. Kegiatan Bisnis

Unsur ketiga dalam e-business adalah kegiatan bisnis itu sendiri. Kegiatan bisnis ini bisa berupa penjualan langsung produk dari produsen ke konsumen, atau kegiatan distribusi melalui pesawat atau kapal. Kegiatan bisnis dalam e-business juga bisa berupa penjualan tidak langsung seperti sistem dropship atau reseller. Ataupun bisnis berupa penjualan sistem afiliansi.

4. Tujuan Bisnis

Komponen atau unsur terakhir dalam e-business adalah tujuan dari bisnis itu sendiri. Tujuan e-business bisa berupa kegiatan untuk mendatangkan laba bagi perusahaan, peningkatan produktivitas, memberikan pelayanan jasa bagi konsumen, ataupun menghimpun dana (crowdfunding).

Strategi E-Business pada Perusahaan

keuntungan e business

Adapun strategi e-business pada perusahaan dapat dikategorikan menjadi beberapa kelompok sebagai berikut.

1. Strategi E-Business ERP (Enterprise Resource Planning)

Strategi ERP (Enterprise Resource Planning) adalah strategi bisnis e-business dari sistem informasi perusahaan yang dapat digunakan untuk berkoordinasi terkait dengan sumber daya dan informasi yang digunakan sebagai proses dalam berbisnis.

2. Strategi E-Business EAI (Enterprise Application Integration)

Strategi EAI (Enterprise Application Integration) adalah strategi bisnis yang menerapkan sebuah konsep integrasi dimana antar perusahaan dapat bertukar informasi untuk saling meningkatkan bisnis perusahaan tersebut.

3. Strategi E-Business CRM (Customer Relationship Management)

Strategi e business lainnya adalah CRM (Customer Relationship Management). Yang dimaksud dengan strategi bisnis CRM dalam e-business adalah strategi bisnis yang menerapkan desain perangkat lunak atau antar muka untuk meningkatkan kepuasan dan keuntungan konsumen.

4. Strategi E-Business SCM (Supply Chain Management)

Yang dimaksud dengan strategi SCM (Supply Chain Management) dalam e-business adalah strategi manajemen dengan rantai suplai yang diatur secara otomatis lewat komputerisasi untuk meningkatkan performa perusahaan.

Keuntungan E-Business

karakteristik e business

Berbeda dengan bisnis konvensional, dalam penerapan e-business banyak memberi manfaat dan keuntungan bagi perusahaan. Adapun keuntungan e-business bagi perusahaan adalah sebagai berikut.

  • Memperluas jangkauan pasar, karena dengan adanya koneksi internet perusahaan dapat memasuki pasar yang sebelumnya tidak terjangkau, baik itu di dalam maupun luar negeri.
  • Menghemat biaya komunikasi dan waktu transaksi sebuah produk.
  • Pihak produsen atau distributor bisa menjual produk hanya lewat gambar/foto kepada konsumen yang dikirimkan lewat internet tanpa harus bersusah payah membawa produk tersebut kepada konsumen.
  • Menghemat biaya promosi karena bisa memanfaatkan sosial media ataupun medium lain yang berkaitan dengan teknologi internet dan promosinya juga akan lebih tepat sasaran.
  • Meningkatkan kinerja pelayanan perusahaan kepada konsumen.
  • Dapat menekan modal dan biaya operasional perusahaan.

Kelemahan atau Kekurangan E-Business

Adapun kelemahan atau kekurangan dalam penerapan sistem e-business adalah sebagai berikut.

  • Antara kedua belah pihak yang melakukan transaksi bisnis tidak bertemu dan bertatap muka secara langsung.
  • Dalam proses jual beli produk, konsumen tidak bisa melihat produknya secara langsung, tetapi hanya bisa lewat foto atau gambar saja.
  • Rawan terjadinya proses penipuan karena kedua belah pihak tidak bertemu secara langsung.
  • Transaksi jual beli biasanya harus lewat rekening bersama jadi membutuhkan perantara lagi.

Baca Juga:

Semoga penjelasan mengenai e-business di atas bisa menambah wawasan anda. [BH/CS]

Tinggalkan komentar