6 Jenis Investasi yang Aman dan Menguntungkan untuk Pemula Saat Ini

Sharing is caring!

Investasi yang Aman ~ Investasi apa saja kah yang paling aman dan paling menguntungkan yang ada di Indonesia untuk saat sekarang ini? Temukan jawabannya berikut ini!

BisnisHandal.com, Sebagai masyarakat awam, jika kita bicara investasi, pasti banyak yang langsung membayangkan tentang risikonya yang tinggi. Padahal tidak semua instrumen investasi itu memiliki tingkat risiko yang tinggi.

Memang betul ada sebagian jenis investasi yang memiliki tingkat risiko yang cukup tinggi. Meskipun dari investasi tersebut, anda bisa mendapatkan profit yang cukup tinggi pula. Istilahnya adalah high risk high return.

Namun demikian, sebagian instrumen investasi lainnya justru mengandung risiko yang cukup minim. Sehingga anda tidak perlu takut akan kehilangan uang dalam jumlah besar jika menginvestasikan uang pada jenis investasi tersebut.

Tidak hanya aman, beberapa investasi ini juga bisa memberikan keuntungan yang besar sehingga cocok untuk para pemula yang baru belajar investasi.

6 Investasi yang Aman dan Paling Menguntungkan untuk Pemula

Berikut ini adalah 6 jenis investasi yang tidak hanya aman dan minim risiko, tetapi juga mampu memberikan keuntungan atau profit yang cukup tinggi.

1. Investasi Emas

investasi yang mengutnungkan dengan modal kecil

Emas adalah pilihan utama dan teratas dari investasi yang aman dan cocok untuk pemula.

Sebagai salah satu instrumen investasi jangka panjang, emas memiliki banyak keunggulan selain faktor keamanannya.

Emas memiliki nilai yang sangat stabil dan akan terus mengalami kenaikan seiring dengan berjalannya waktu.

Dengan demikian, nilai emas tidak akan tergerus oleh adanya inflasi atau dengan kata lain nilainya akan terus naik di masa depan meskipun adanya inflasi.

Emas juga merupakan instrumen investasi yang sangat mudah dicairkan atau diuangkan kembali karena merupakan investasi yang bersifat likuid.

Hanya saja, investasi emas memiliki kelemahan, yaitu cukup berisiko jika anda menyimpannya di rumah. Karena untuk jangka panjang, bisa saja anda menderita kehilangan, kecurian, atau mendapat musibah lainnya.

Agar emas tetap aman dan bisa menjadi investasi jangka panjang yang menuntungkan, anda bisa menyimpannya di deposit box bank atau jasa penyimpanan emas di pegadaian.

Baca: 6 Cara Berinvestasi Emas Bagi Pemula untuk Keuntungan di Masa Depan

2. Deposito Berjangka

Deposito berjangka tidak hanya bisa menjadi produk investasi yang aman, tetapi juga jangka waktu pengembaliannya cukup cepat. Sehingga sangat cocok untuk perencanaan keuangan jangka pendek.

Pada dasarnya, deposito berjangka cukup mirip dengan tabungan biasa. Yang membedakannya hanya bunganya yang lebih tinggi daripada tabungan biasa.

Selain itu, deposito tidak bisa dicairkan setiap saat seperti tabungan biasa. Anda diberikan pilihan jangka waktu untuk mendepositkan uang anda selama 3 bulan, 6 bulan, 12 bulan, dan sebagainya.

Kelemahan dari produk investasi jangka pendek ini adalah besarnya keuntungan yang lebih kecil daripada instrumen investasi lainnya. Meski demikian, tingkat keamanan dari instrumen investasi satu ini adalah yang paling tinggi daripada investasi jenis lainnya.

Selain itu, anda bisa memulai membuka rekening deposito dengan modal yang cukup kecil, sehingga siapa pun bisa berinvestasi dengan deposito berjangka.

Baca: Cara Menghitung Bunga Deposito Lengkap dengan Simulasinya

3. Investasi Properti

Saat ini, investasi properti adalah salah satu investasi yang aman dan menguntungkan dengan tingkat risiko yang cukup minim.

investasi jangka pendek paling mengutungkan

Dengan investasi  properti, anda bisa memetik hasilnya dalam waktu yang cukup singkat. Meskipun untuk mendapatkan Break Even Poin tidak bisa instan.

Tetapi keuntungan tersebut bisa menghasilkan terus menerus dalam jangka waktu yang cukup lama tergantung jenis propertinya.

Bentuk properti yang lazim menjadi investasi adalah tanah, rumah, perumahan, toko, ruko, apartemen, kos-kosan, atau kontrakan.

Tingkat risiko dari investasi properti menjadi sangat minim karena harga jual atau properti akan terus mengalami kenaikan seiring dengan berjalannya waktu. Malah kenaikan tersebut sering kali bersifat eksponensial sehingga sangat menguntungkan bagi investor.

Kelemahan dari investasi properti ini adalah modal yang anda butuhkan relatif besar, sehingga harus menggerus banyak sekali tabungan yang anda miliki.

4. Investasi Reksadana

Investasi reksadana adalah salah satu instrumen investasi yang cara kerjanya dengan menghimpun dana dari investor kemudian menempatkannya dalam portofolio efek yang dikelola oleh manajer investasi.

Manajer investasi adalah orang-orang terlatih yang dipercaya mengelola portofolio efek berdasarkan kebijakan yang telah disepakati bersama dan bertanggung jawab atas kinerja reksadana.

Meskipun terdengar cukup berisiko, nyatanya investasi reksadana adalah salah satu instrumen investasi yang aman dan bisa menjadi pilihan para investor pemula.

Anda juga bisa memilih tingkat risiko dalam investasi reksadana. Apakah menginginkan profil risiko yang konservatif (reksadana pasar uang), moderat (reksadana campuran), atau agresif (reksadana saham).

Keuntungan yang akan anda dapat dari investasi reksana dana adalah termasuk tinggi. Semakin tinggi profil risikonya, maka akan semakin besar pula keuntungan yang akan anda dapatkan.

5. Peer To Peer Lending (P2P Lending)

Jika dibandingkan dengan instrumen investasi yang lain, bisa dibilang Peer to Peer Lending adalah instrumen investasi yang baru. Karena merupakan salah satu bentuk Financial Technology (Fintech) yang baru booming beberapa tahun belakangan ini.

investasi menguntungkan dengan modal 10 juta

Akan tetapi, P2P Lending bukanlah jenis investasi abal-abal karena telah terdaftar resmi pada Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Cara kerja investasi Peer to Peer Lending melalui sebuah platform kredit online sebagai perantara. Nantinya platform tersebut akan mempertemukan dua pihak, yaitu pihak peminjam atau mereka yang membutuhkan modal usaha dan pihak investor atau mereka yang akan memberikan pinjaman.

Nantinya sesuai kesepakatan, pihak investor akan menerima pengembalian pinjaman beserta bunga return ketika pinjaman sudah dilunasi oleh pihak peminjam. Tentunya setelah uang mereka dipinjam selama waktu tertentu.

Keuntungan yang akan didapat oleh investor di P2P Lending adalah tergantung pada kebijakan pemilik platform, yang biasanya berkisar antara 10% – 20% profit.

6. Obligasi

Obligasi adalah surat hutang yang diterbitkan oleh perusahaan atau pemerintah dalam jangka waktu tertentu.

Dengan investasi obligasi, maka perusahaan atau pemerintah akan berada dalam posisi sebagai debitur dan akan membayarkan bunga atau kupon kepada investor setiap bulannya.

Obligasi adalah termasuk salah satu investasi yang aman karena biasanya pasti akan mendapat bayaran berupa kupon (bunga) secara berkala. Apalagi jika itu adalah obligasi yang diterbitkan oleh pemerintah.

Selain keuntungan obligasi yang lebih tinggi daripada deposito berjangka, anda juga bisa mendapatkan capital gain jika menjual obligasi kepada investor umum.

Obligasi juga bisa dijadikan jaminan atau agunan untuk mendapatkan pinjaman atau membeli saham ke bursa efek.

Meski demikian, investasi obligasi juga memiliki kelemahan, yaitu suku bunga yang konstan dan tingkat likuidasi yang rendah.

Baca: 6 Pertanyaan Tentang Investasi yang Wajib Diketahui oleh Pemula

Jadi setidaknya ada 6 jenis investasi yang tidak hanya membuat anda tidak khawatir akan risiko yang besar, tetapi juga tetap menguntungkan sehingga bisa menjadi pilihan yang baik untuk pemula. [BH/CS]

Tinggalkan komentar