Penipuan Online Shop di Instagram; Kenali Ciri Ciri Olshop Penipu

Sharing is caring!

Penipuan Online Shop di Instagram ~ Bagaimana kiat belanja online yang aman agar bebas dari oknum penipu di Instagram?

BisnisHandal.com, Sebagai media sosial yang memiliki banyak sekali pengguna, tentunya ada banyak orang yang mencari rezeki dengan jualan online di Instagram. Oleh karena itu, keberadaan online shop juga tidak bisa dilepaskan dari sosial media satu ini.

Ada banyak sekali online shop di Instagram dengan berbagai macam barang dagangan. Mulai dari produk fashion, makanan, gawai, obat-obatan, hingga produk otomotif.

Pembeli online shop juga bisa datang dari mana saja, baik dari Ibu Kota hingga yang bermukim jauh dari pusat kota.

Namun sayangnya, dari ramainya orang yang mengais rezeki dengan memanfaatkan Instagram, ada saja oknum-oknum nakal yang bermain curang.

Tidak sedikit orang yang tertipu setelah berbelanja online di Instagram akibat ulah segelintir oknum-oknum nakal dan curang ini.

Baca: Cara Membuat Akun Bisnis di Instagram dan Menjadikannya Menarik

Ciri-Ciri Penipuan Online Shop di Instagram

Untuk bisa berbelanja online dengan aman dan nyaman melalui Instagram, alangkah baiknya jika bisa membedakan antara online shop yang terpercaya dengan online shop penipu yang abal-abal.

Berikut ini adalah beberapa ciri-ciri dari online shop penipu di Instagram yang harus anda waspadai sebelum berbelanja online.

1. Harga Produk Terlalu Murah atau Tidak Wajar

Ciri utama yang paling jelas dari penipuan online shop yang ada di Instagram adalah menawarkan harga produk yang terlalu murah dan tidak wajar.

kasus penipuan online shop di instagram

Harga yang murah tersebut memang sangat mudah untuk membuat orang tergiur untuk langsung membeli produk yang mereka tawarkan tanpa mengeceknya terlebih dahulu.

Jadi, jika anda menemukan ada online shop yang menjual barang dengan harga yang tidak wajar, lebih baik jangan buru-buru tergiur untuk membelinya. Selain berpotensi menipu, bisa saja barang yang murah tersebut karena kadaluarsa, barang KW, rekondisi, atau barang ilegal.

2. Testimoni yang Seragam

Saat ini, oknum penipu sudah semakin canggih dalam menjebak calon konsumen mereka agar tertarik untuk berbelanja di tempat mereka. Salah satunya adalah dengan memasang testimoni palsu.

Testimoni palsu ini biasanya dibuat oleh sindikat oknum penipu itu sendiri dengan menggunakan akun palsu yang mereka aktifkan sendiri.

Ciri-ciri testimoni palsu ini adalah menggunakan bahasa dan ejaan yang nyaris seragam. Selain itu, nama pengguna dan foto profil pengguna juga mirip-mirip.

3. Beli Follower

Untuk meyakinkan para pembeli agar berbelanja di Olshop abal-abal mereka, oknum penipu tersebut biasanya menaikkan pengikut Instagram mereka dengan jalan pintas. Yaitu dengan cara beli follower.

Cara mengetahui apakah akun Instagram tertentu melakukan praktik beli follower atau tidak sangatlah mudah.

Biasanya akun Instagram yang membeli follower memiliki pengikut yang profilnya tidak jelas dengan menggunakan nama-nama asing. Jika kita klik profil yang tidak jelas tersebut, kita akan mendapati mereka memiliki postingan dan pengikut yang sangat sedikit.

Jadi, jika ada online shop dari Indonesia yang memiliki pengikut tidak jelas atau berasal dari luar negeri, anda patut untuk curiga. Apalagi jika mereka tidak berjualan di luar negeri.

4. Menutup Kolom Komentar

Biasanya akun bodong yang melakukan penipuan di Instagram lebih suka menutup kolom komentar mereka daripada mengaktifkannya.

Hal ini mereka lakukan untuk mencegah agar tidak ada yang berkomentar jelek mengenai toko online mereka.

Apalagi jika ol shop penipu tersebut sudah memiliki banyak korban. Sudah pasti mereka akan menghindari kedok mereka terbongkar dengan cara membatasi komentar dari korban-korban mereka.

5. Berulang Kali Mengganti Nama

Biasanya pedagang yang baik cenderung akan mempertahankan nama atau brand mereka untuk membangun brand image yang kuat agar produk mereka semakin terkenal.

Jadi, jarang terjadi ada toko online yang berulang kali mengganti nama mereka, apalagi dalam waktu yang tidak terlalu lama.

Berbeda dengan online shop penipu yang berusaha menghilangkan jejak dari polisi dengan cara berulang kali mengganti nama toko.

Untuk mengecek apakah sebuah olshop sudah berulang kali mengganti nama mereka atau tidak, anda bisa melakukan trik berikut ini.

Pertama buka profil akun Instagram toko tersebut dan cari pilihan tentang akun ini. Nanti anda akan mendapati riwayat penggantian nama, apabila akun tersebut sudah berulang kali berganti nama.

Cara Melaporkan Penipuan Online Shop di Instagram

Sebagian orang yang tertipu merasa malas untuk melaporkan tindakan penipuan tersebut dengan berbagai alasan. Ada yang merasa malas dan tidak mau repot sehingga mengikhlaskannya.

daftar akun penipu di Instagram

Padahal jika anda melaporkan penipuan oleh oknum online shop tersebut, anda tidak hanya memberikan mereka pelajaran yang setimpal, tetapi juga menyelamatkan calon korban lainnya.

Oleh karena itu, jika anda sudah mengalami penipuan oleh oknum olshop yang ada di Instagram, segeralah melaporkannnya dengan cara yang tepat.

1. Melaporkan Akun Instagram Penipu Tersebut ke Pihak Instagram

Cara pertama yang bisa anda tempuh adalah melaporkan akun IG penipu tersebut agar mendapat tindak lanjut dari pihak Instagram. Semakin banyak yang melaporkan akun tersebut, kemungkinan akun tersebut akan mendapat sanksi juga semakin besar.

Adapun cara pelaporannya adalah sebagai berikut.

  • Mula-mula buka profil akun Instagram penipu tersebut.
  • Klik Menu Lainnya yang terletak pada pojok kanan atas dari halaman profil tersebut.
  • Pilih Report dan masukkan alasan mengapa anda ingin melaporkan akun tersebut.

2. Melaporkan Akun Instagram Penipu ke Kantor Polisi

Untuk memberi efek jera pada penipu tersebut, anda bisa melaporkan kasus penipuan tersebut langsung ke kantor polisi terdekat.

Sebelum melaporkan tindakan penipuan tersebut, pastikan anda membawa tanda bukti transfer ke rekening penipu tersebut.

Selain itu, anda juga wajib mencantumkan aku Instagram penipu tersebut ke dalam laporan tersebut.

Setelah laporan dibuat, maka anda bisa menunggu polisi bertindak untuk mengungkap kejahatan penipuan tersebut.

3. Memviralkan Penipuan Tersebut

Jika anda belum puas dengan opsi pertama dan kedua tadi, maka ada opsi ketiga. Yaitu memviralkan penipu tersebut.

Caranya sangat mudah. Anda bisa membuat konten mengenai penipuan tersebut di akun Tik Tok dan kemudian membagikannya melakui Facebook, Twitter, Instagram, dan Whatsapp.

Anda juga bisa meminta bantuan dengan akun berita atau gosip yang ada di Instagram dengan cara membuat direct message (DM) kepada mereka.

Ceritakan kronologi kejadian dan lampirannya (jika diperlukan) da n meminta bantuan mereka untuk memviralkan penipuan tersebut agar tidak terjadi korban selanjutnya.

Tips Belanja Aman Melalui Instagram

Meskipun ada oknum-oknum nakal yang melakukan penipuan, bukan berarti semua pedagang online di Instagram tidak dapat dipercaya. Karena masih banyak sekali pedagang online yang lurus dan mencari uang dengan cara yang halal.

Jadi anda tetap bsia berbelanja dengan aman dan nyaman dengan memperhatikan tips sebagai berikut.

  • Kenali ciri-ciri online shop penipu agar tidak bertransaksi dengan mereka.
  • Gunakan opsi Cash On Delivery (COD), yang berarti anda baru membayar ketika barang sudah datang ke alamat.
  • Jika tidak ada COD, maka opsi Rekber atau Rekening Bersama bisa anda pertimbangkan.
  • Usahakan untuk selalu berbelanja di akun yang resmi (official store) atau jika memungkinkan cari akun yang sudah terverifikasi atau mendapat centang biru.

Baca: Waspada Fintech Ilegal: Cara Cek Perusahaan yang Terdaftar di OJK

Memberantas oknum penipu olshop bukan hanya membantu agar tidak ada lagi korban selanjutnya. Tetapi juga agar para pedagang kecil yang betul-betul mencari rezeki dengan halal tidak terkena stigma negatif akibat ulah segelintir oknum. [BH/CS]

Tinggalkan komentar