Perbedaan Hutang dan Piutang Menurut Pengertian, Jenis, dan Nilainya

Sharing is caring!

Perbedaan Hutang dan Piutang ~ Apa itu hutang dan apa pula itu piutang? Apa perbedaan keduanya? Berikut penjelasannya!

BisnisHandal.com, Istilah hutang dan piutang adalah dua istilah yang cukup lumrah ketika seseorang telah terjun ke dunia bisnis, baik itu bisnis skala kecil maupun bisnis skala yang besar.

Kedua istilah ini sering kali membingungkan bagi orang awam, bahkan tidak jarang ada yang beranggapan kalau keduanya sama saja. Padahal kenyataannya, kedua istilah ini adalah dua istilah yang saling bertolak belakang, namun menjadi semacam komplementer dalam usaha.

Seperti apa perbedaan dari hutang dan piutang?

Baca: Perbedaan Ekonomi Mikro dan Makro Beserta Tabel dan Lingkupannya

Pengertian Hutang atau Utang

Pengertian hutang adalah suatu kewajiban yang harus dibayarkan (dalam bentuk uang atau barang) dari pemilik usaha kepada pihak yang meminjamkan atau menjual barang atau jasa miliknya.

Jadi hutang atau utang adalah kewajiban mutlak dari pengusaha untuk membayar dalam bentuk uang, barang, atau bentuk lain terhadap pihak lain yang telah meminjamkan barang atau jasa kepada pengusaha tersebut.

Bisa dibilang, hutang merupakan hak orang lain atas sejumlah uang milik kita yang belum kita bayarkan kepada orang tersebut karena belum jatuh tempo atau hal-hal lainnya.

Pengertian utang dalam akuntansi pengorbanan ekonomis dalam bentuk penyerahan aktiva dan jasa sebagai bagian dari transaksi pada masa lalu untuk masa depan antara dua pihak yang saling terlibat.

Jenis Jenis Hutang

rukun utang piutang

Berdasarkan waktu pembayaran, hutang dapat dikategorikan menjadi tiga macam.

1. Hutang Jangka Panjang

Sesuai dengan namanya, hutang jangka panjang artinya hutang dengan masa pengembalian pinjaman dengan tempo lebih dari 10 tahun.

Hutang jangka pajang ini bisa berupa hutang hipotek, obligasi, hutang sewa guna usaha, dan lain-lain.

Biasanya dalam hutang jangka panjang ini terdapat perjanjian bahwa peminjam harus membayar bunga atau uang tertentu secara rutin kepada pihak yang meminjamkan uangnya tersebut.

2. Hutang Jangka Menengah

Hutang jangka menengah adalah hutang dengan masa pengembalian pinjaman lebih dari 1 tahun namun kurang dari 10 tahun.

Contoh hutang jangka menengah adalah misalnya leasing kendaraan bermotor atau term loan.

3. Hutang Jangka Pendek

Hutang jangka pendek artinya kewajiban keuangan perusahaan atau perorangan dengan masa pengembalian pinjaman yang tidak lebih dari tempo 1 tahun.

Jenis hutang inilah yang biasanya sering terjadi dalam bisnis, terutama usaha perdagangan dengan tempo hutang berupa mingguan, bulanan, triwulan, atau semester.

Selain itu, beberapa contoh lain dari hutang jangka pendek yang tidak asing adalah misalnya kredit rekening koran, kredit wesel, dan hutang pajak.

Pengertian Piutang

Pengertian piutang adalah hak milik pengusaha yang belum dibayarkan oleh pihak yang telah membeli atau menikmati manfaat dari barang atau jasa milik pengusaha tersebut.

Dalam dunia usaha, piutang bisa berarti jumlah uang yang belum dibayar oleh pelanggan atau pembeli yang telah membeli barang secara kredit.

Dengan kata lain, piutang adalah uang milik pengusaha yang belum tertagih karena belum jatuh tempo atau belum terbayarkan.

Dari sini kita bisa melihat bahwa antara hutang dan piutang adalah dua istilah yang saling bertolak belakang satu sama lain.

Jenis Jenis Piutang

Dalam dunia bisnis, kita mengenal ada 3 jenis piutang, yaitu sebagai berikut.

1. Piutang Dagang atau Piutang Usaha (Account Receivable)

Piutang dagang adalah piutang yang muncul karena transaksi jual beli barang atau jasa antara pengusaha dengan customer yang tidak tunai. Itu artinya customer tersebut tidak langsung membayar produk yang mereka beli karena adanya kesepakatan atas prosedur tertentu.

Piutang dagang ini biasanya sering terjadi karena transaksi dalam skala besar sehingga pihak pembeli memerlukan waktu untuk pengurusan pencairan dana, dan lain-lain.

Atau bisa juga karena penjual memperbolehkan konsumennya menikmati dulu barang atau jasa yang mereka beli, baru dibayarkan beberapa saat sesudahnya.

2. Piutang Wesel

Piutang wesel adalah piutang berupa surat perjanjian dari pihak yang membeli atas kesanggupan membayar sejumlah uang transaksi dalam waktu yang telah disepakati bersama.

pengertian utang dalam akuntansi

Sebetulnya piutang wesel itu hampir sama dengan piutang dagang atau piutang usaha. Yang membedakannya adalah piutang wesel menggunakan surat perjanjian resmi tertulis dari kedua belah pihak.

Jadi, dengan kata lain, piutang wesel atau bentuk formal atau resmi dari piutang dagang.

3. Piutang Lain-Lain

Piutang lain-lain ini berarti piutang yang tidak bisa dimasukkan dalam kategori bisnis maupun wesel karena memiliki sifat atau karakteristisk yang tidak sama.

Beberapa contoh piutang lain-lain adalah misalnya pinjaman modal usaha kepada pebisnis lain, pinjaman uang kepada karyawan, pijaman uang kepada keluarga, dan lain-lain.

Perbedaan Hutang dan Piutang

Selain berdasarkan pengertian dan jenisnya, perbedaan antara hutang dan piutang juga bisa dilihat dari beberapa aspek seperti tabel berikut ini.

Aspek PembedaHutangPiutang
NilaiNegatif atau menyebabkan harta kekayaan berkurangPositif atau menyebabkan harta kekayaan bertambah
Beratnya PersyaratanLebih ringan karena biasanya tanpa persyaratan yang beratLebih berat karena biasanya menggunakan perjanjian khusus

Baca: Usaha Jasa Adalah: Pengertian Usaha Jasa Beserta Contoh Usahanya

Semoga perbedaan hutang dan piutang tersebut dapat membantu anda memahami perbedaan keduanya agar bisnis anda lebih lancar kedepannya. [BH/CS]

Tinggalkan komentar