Perbedaan Pasar Uang dan Pasar Modal dengan Penjelasan Terlengkap

Sharing is caring!

Perbedaan Pasar Uang dan Pasar Modal, Bisnis Handal.com ~  Apa pengertian Pasar Uang? Apa itu Pasar Modal? Apa perbedaan pasar uang dan pasar modal? Artikel di bawah ini akan membantu anda memahami kedua jenis pasar investasi tersebut.

Pasar Uang

Pengertian Pasar Uang adalah sebuah bentuk pasar tempat bertemunya para pemilik dana (funder) dan pihak yang membutuhkan dana (customer), baik secara langsung maupun lewat perantara (broker) untuk melakukan transaksi jual beli surat-surat berharga jangka pendek.

Pasar uang adalah pasar yang abstrak dimana ada dua pihak yang melakukan transaksi jual beli, namun barangnya sendiri hanya berupa contoh surat-surat berharaga jangka pendek dalam batas waktu maksimal kurang dari 1 tahun.

Selain hanya memenuhi dana dalam jangka pendek, mekanisme pasar uang juga lebih menekankan pada pemilik dana dengan pihak yang membutuhkan dana.

Instrumen Pasar Uang

perbedaan pasar uang dan pasar modal

Beberapa instrumen yang diperdagangkan dalam pasar uang antara lain sebagai berikut:

  • Surat Berharga Pasar Uang (SBPU), yaitu surat berharga yang diperdagangkan dengan Bank Indonesia atau lembaga keuangan lain menurut ketentuan Bank Indonesia secara diskonto.
  • Sertifikat Bank Indonesia (SBI), adalah surat berharga yang diterbitkan oleh pemerintah Indonesia dalam bentuk hutang jangka pendek.
  • Sertifikat Deposito, yaitu instrumen keuangan yang dikeluarkan oleh Bank atas simpanan nasabah dengan suku bunga dan periode jatuh tempo yang telah ditentukan sebelumnya.
  • Treasury Bills, adalah surat hutang yang dikeluarkan oleh pemerintah suatu negara yang memiliki jangka waktu kurang dari satu tahun.
  • Commercial Paper, yaitu instrumen hutang yang dikeluarkan untuk investor tertentu dari sebuah perusahaan tanpa menyertakan jaminan karena dipakai untuk pembiayaan kewajiban jangka pendek.
  • Call Money, adalah instrumen keuangan berupa transaksi pinjam meminjam sejumlah dana antar bank dalam jangka pendek (kurang dari 1 tahun)
  • Promissory Notes, merupakan surat pernyataan kesanggupan membayar transaksi hutang jangka pendek yang dikeluarkan oleh kreditur tertentu kepada debitur tertentu menurut perjanjian pada surat pernyataan tersebut.
  • Banker’s Acceptance, adalah surat berharga atau valuta asing yang dipergunakan dalam ekspor impor barang dari dari dalam ke luar negari maupun sebaliknya.

Pasar Modal

Pengertian Pasar Modal adalah suatu bentuk pasar tempat terjadinya aktivitas perdagangan surat-surat berharga jangka panjang yang diterbitkan oleh pemerintah maupun perusahaan swasta yang dilakukan di suatu tempat disebut bursa efek.

Dengan kata lain, pasar modal adalah tempat yang mempertemukan antara pihak yang kelebihan dana (investor) dengan pihak yang membutuhkan dana dengan memanfaatkan instrumen seperti saham, obligasi, ekuitas, surat pengakuan hutang, dan surat berharga lainnya sebagai produk perdagangan.

Pasar modal adalah altrenatif investasi dengan potensi keuangan dan potensi resiko yang sangat tinggi.

Instrumen Pasar Modal

pengertian pasar uang

Beberapa instrumen yang diperjual-belikan dalam pasar modal adalah sebagai berikut:

  • Common Stock (Saham Biasa), yaitu tanda kepemilikan atau penyertaan seseorang ataupun badan tertentu dalam suatu perusahaan.
  • Right Issue, adalah hak untuk melakukan pembelian saham baru yang dikeluarkan oleh emiten bagi pemodal.
  • Bonds (Obligasi), merupakan surat pengakuan hutang dari perusahaan tertentu dengan kesanggupan pengembalian hutang beserta bunganya dalam periode waktu yang telah disepakati bersama.
  • Pererred Stock, adalah gabungan dari obligasi dengan saham biasa yang memberikan hak spesial tertentu kepada pemegangnya.
  • Warrant, merupakan hak untuk membeli saham biasa dalam waktu dan harga yang telah ditentukan sebelumnya.
  • Reksadana, merupakan suatu bentuk wadah yang menghimpun modal bagi sekumpulan investor untuk berinvestasi dalam bentuk kumpulan surat berharga (portofolio efek).

Perbedaan Pasar Uang dan Pasar Modal

pengertian pasar uang
resiko pasar modal

Meskipun merupakan pasar finansial dengan beberapa instrumen yang hampir mirip, ternyata antara pasar uang dan pasar modal memiliki perbedaan yang cukup jauh.

Perbedaan pasar uang dan pasar modal dipengaruhi oleh beberapa hal seperti jenis instrumen produk, jangka waktu peminjaman, tingkat resiko, dan berbagai hal lainnya.

Berikut ini adalah perbedaan antara pasar uang dan pasar modal yang harus anda ketahui sebelum berinvestasi.

1. Jangka Waktu

Perbedaan pasar uang dan pasar modal yang paling mendasar adalah jangka waktu yang diberikan kepada kreditur. Untuk pasar uang, jangka waktu yang ditetapkan adalah sekitar 270 hari.

Sedangkan di pasar modal, jangka waktu untuk pembelian instrumennya membutuhkan waktu yang lebih lama, biasanya di atas 1 tahun.

2. Kebutuhan Tempat

Tempat untuk pasar uang dan pasar modal juga berbeda. Transaksi di pasar uang tidak membutuhkan tempat yang khusus karena dilakukan oleh antar bank.

Namun untuk pasar modal, transaksi harus dilakukan di satu tempat bernama bursa efek.

3. Otoritas Tertinggi

Perbedaan pasar uang dan pasar modal berikutnya adalah terletak pada otoritas tertinggi yang mengatur.

Untuk pasar uang, otoritas tertingginya adalah Bank Sentral, misalnya Bank Indonesia. Sedangkan pada pasar modal, otoritas tertinggi berada di Departemen Keuangan.

4. Instrumen

resiko pasar modal

Seperti yang sudah dijelaskan di poin atas, perbedaan pasar uang dan pasar modal juga terletak pada instrumen produknya.

Untuk pasar uang, intrumennya terdiri dari SBI, SBPU, sertifikat deposito, treasury bills, dan sebagainya. Sedangkan pada pasar modal, instrumennya terdiri dari common stock, right issue, obligasi, warrant, reksadana, dan prefered stock.

5. Hasil

Perbedaan pasar uang dan pasar modal juga terletak pada hasil yang didapat oleh investor.

Untuk pasar uang, hasilnya adalah berupa bunga, sedangkan di pasar modal, para investor akan mendapatkan hasil berupa deviden dan capital gains (pertumbuhan modal).

6. Resiko dan Keuntungan

Perbedaan pasar uang dan pasar modal yang terakhir adalah resiko dan keuntungan.

Untuk pasar uang resikonya sangat rendah dan keuntungan yang didapat juga rendah. Namun untuk pasar modal prinsipnya adalah high risk high return.

Di pasar modal, para investor akan mendapatkan keuntungan yang sangat tinggi dengan faktor resiko yang tinggi pula.

Untuk lebih jelasnya perbedaan pasar uang dan pasar modal, kita bisa melihat tabel di bawah ini.

PerbedaanPasar UangPasar Modal
Jangka Waktu270 hari> 1 tahun
Kebutuhan TempatTidak membutuhkan tempat spesifikTransaksi dilakukan di Bursa Efek
Otoritas TertinggiBank SentralDepartemen Keuangan
Instrumen SBPU, SBI, Sertifikat Deposito, Treasury Bills, dll Saham Biasa, Right Issue, Obligasi, Warrant, dll
HasilBungaDividen dan Capital Gains
Resiko dan KeuntunganResiko dan keuntungan rendahResiko dan keuntungan tinggi

Baca juga:

Demikianlah tadi 6 perbedaan pasar uang dan pasar modal yang harus anda ketahui sebelum berinvestasi. Semoga artikel ini bermanfaat terutama bagi anda yang masih membutuhkan penjelasan mengenai dasar investasi. [BH/HT]

Tinggalkan komentar