Mengenal Strategi Pemasaran 4P: Pengertian dan Contoh Aplikasinya

Sharing is caring!

Strategi Pemasaran 4P ~ Apa itu strategi pemasaran 4P dan seberapa efektifkah penerapannya untuk usaha pada saat sekarang ini?

BisnisHandal.com, Tujuan utama dari pemasaran atau marketing adalah untuk memastikan barang atau jasa yang berasal dari produsen sampai ke konsumen. Dengan sampainya barang atau jasa kepada konsumen ini berarti telah terjadi transaksi penjualan dan mendatangkan omset bagi perusahaan.

Berkaitan dengan kegiatan pemasaran, dari dulu ada banyak sekali ahli, ekonom, dan praktisi yang telah menciptakan berbagai metode dan strategi pemasaran yang efektif. Tujuannya adalah untuk menciptakan penjualan sebanyak-banyaknya dalam waktu seefektif mungkin.

Dari sekian banyak strategi dan metode pemasaran, ada satu strategi yang cukup populer dan efektif, yaitu strategi pemasaran 4P. Apa itu?

Apa itu Strategi Pemasaran 4P?

Sekitar tahun 1950an, seorang profesor periklanan Harvard bernama Neil Hopper Borden memperkenalkan istilah marketing mix atau bauran pemasaran. Bauran pemasaran adalah 10 unsur yang harus ada dalam setiap pemasaran.

Sepuluh tahun kemudian, Jerome McCarthy yang merupakan seorang profesor pemasaran Amerika menyederhanakan 10 bauran pemasaran menjadi 7 bauran pemasaran.

Namun, seiring dengan berjalannya waktu, 7 bauran pemasaran ini diringkas lagi hingga menjadi 4 bauran pemasaran. Keempat elemen inilah yang menjadi unsur terpenting dalam pengembangan metode pemasaran terkini hingga saat ini.

Jadi strategi Pemasaran 4P adalah bauran pemasaran yang meliputi empat elemen penting dalam bentuk strategi dalam memasarkan suatu produk barang maupun jasa. Strategi pemasaran 4P juga meliputi 4 komponen perencanaan usaha yang terpenting pada saat ini.

Baca: 6 Kiat Sukses Usaha Dagang Agar Laku Setiap Hari dan Anti Gagal

4 Elemen dalam Strategi Pemasaran 4P

Berikut ini adalah 4 elemen terpenting yang ada dalam strategi pemasaran 4P.

contoh 4P produk makanan

1. Product (Produk)

Sederhananya, product atau produk adalah barang atau jasa yang menjadi objek yang dipasarkan kepada konsumen.

Banyaknya volume produk hasil pemasaran inilah yang menjadi indikator kesuksesan sebuah bisnis.

Ketika produk yang dipasarkan terlalu sedikit dari target, maka yang akan terjadi adalah kerugian bagi perusahaan.

Karena merupakan jantung dari bauran pemasaran, maka pemilihan dan penanganan produk pun tidak bisa sembarangan. Setidaknya seorang penjual harus betul-betul memperhatikan produk yang ia jual mulai dari kualitas, jasa, nama merk, rancangan, fitur, hingga pada pengemasan.

2. Place (Tempat atau Lokasi Pemasaran)

Place atau tempat untuk memasarkan produk adalah elemen berikutnya dari strategi pemasaran 4P yang juga harus menjadi pertimbangan khusus.

Keputusan memilih tempat pemasaran erat kaitannya dengan bangaimana kemudahan distribusi, kemudahan pelanggan dalam menjangkau usaha anda, dan jarak dari kompetitor usaha sejenis.

Semakin baik anda dalam memilih lokasi pemasaran, maka semakin efektif juga proses pemasaran yang anda lakukan.

3. Price (Harga Jual)

Harga jual dari produk barang atau jasa adalah elemen berikutnya dari bauran pemasaran yang juga memegang peranan sangat penting.

Dalam usaha perdagangan, harga produk adalah ibaratnya pisau bermata dua.

Jika anda menetapkan harga yang terlalu mahal, pada satu sisi mungkin orang akan beranggapan bahwa produk anda adalah edisi ekslusif atau memiliki kualitas yang sangat baik. Tetapi pada sisi satunya lagi, bisa menyebabkan pelanggan lari ke kompetitor anda.

Demikian juga jika anda mematok harga yang terlalu murah. Bisa jadi pembeli berpikiran untuk memborong produk anda. Atau malah mereka ragu karena beranggapan kalau barang tersebut palsu, keluaran black market, atau rekondisi dari produk yang sudah kadaluarsa.

Maka dari itu, dalam memilih harga, pertimbangkanlah segala aspek, termasuk harga rata-rata pasaran dan harga yang dipatok oleh kompetitor anda.

4. Promotion (Promosi)

Promosi adalah salah satu bagian dari pemasaran yang bertujuan menginformasikan kepada khalayak ramai mengenai produk yang anda jual. Selain itu, promosi juga bertujuan untuk membujuk secara halus atau memikat orang agar membeli produk yang dipromosikan tersebut.

Dalam promosi, para pemasar bisa memanfaatkan banyak media, mulai dari iklan televisi, iklan pada media cetak, brosur, spanduk, pamflet, publisitas melalui media sosial, hingga pemberian tester.

Cara promosi juga erat kaitannya dengan produk yang dijual karena tidak semua produk bisa memanfaatkan media yang sama. Misalnya produk jasa akan lebih idel jika dengan memberikan testimoni di depan kumpulan massa daripada menggunakan brosur.

Contoh Strategi Pemasaran 4P

strategi pemasaran 4P dan contohnya

Berikut ini adalah contoh kasus strategi pemasaran produk makanan “Bakso Gokil” yang berdasarkan elemen 4P.

1. Product

Produk Bakso Gokil adalah bakso daging sapi hasil olahan sendiri secara home industry dengan 4 varian rasa yang enak.

  • Bakso Gokil Urat, yang dibuat menggunakan urat sapi pilihan;
  • Bakso Gokil Mercon, yaitu bakso daging dengan isi cabai yang super pedas;
  • Bakso Gokil Beranak, berupa bakso berukuran jumbo dengan isi berbagai bakso kecil; dan
  • Bakso Gokil Mozarella, yaitu bakso daging sapi dengan isi kezu mozarella yang super lezat.

2. Place

Pemasaran Bakso Gokil adalah dengan menyewa sebuah toko permanen di lokasi yang berdekatan dengan daerah pusat tongkrongan Kota Malang.

Lokasi penjualan Warung Bakso Gokil berada di tepi jalan raya yang berdekatan dengan pusat keramaian dan memiliki tempat parkir untuk kapasitas 3 buah mobil dan 20 unit sepeda motor.

Di area dalam Warung Bakso Gokil terdapat spot foto yang Instagramable karena target pasarnya adalah kalangan milenial dengan dekorasi warung yang kekinian.

3. Price

Adapun harga dari Bakso Gokil adalah Rp 15 ribu untuk Bakso Gokil Urat dan Rp 17 ribu untuk varian Bakso Gokil Mercon.

Sedangkan untuk varian Bakso Gokil Beranak dibanderol dengan harga Rp 20 ribu per porsi. Yang paling mahal adalah Bakso Gokil Mozarella dengan harga per porsinya adalah Rp 25 ribu.

4. Promotion

Untuk promosi sendiri 90% adalah dengan menggunakan sosial media karena sesuai dengan target pasarnya yang merupakan pengguna sosial media aktif. Bakso Gokil memiliki akun Instagram, Facebook, dan Twitter sendiri dengan postingan secara berkala.

Selain itu, Bakso Gokil juga memberikan promosi Social Buzz. Bagi pelanggan yang memasang foto sedang makan di Bakso Gokil di Instagram dan memberikan tag pada 5 temannya, maka akan mendapatkan diskon sebesar 50%.

Baca: 30 Contoh Kata-kata Promosi Makanan di Instagram paling Efektif

Demkianlah penjelasan mengenai strategi pemasaran 4P beserta contoh bauran pemasaran untuk usaha kecil Warung Bakso Gokil. Semoga bermanfaat. [BH/CS]

Tinggalkan komentar