Tips Sukses Memulai Usaha Ternak Ayam Kampung dengan Modal Kecil

Sharing is caring!

Usaha Ternak Ayam ~ Bagaimana cara memaksimalkan keuntungan dari bisnis ternak ayam kampung yang dimulai dengan modal kecil?

BisnisHandal.com, Ayam adalah sumber protein hewani yang paling digemari oleh penduduk Indonesia. Kita bisa dengan mudah menjumpai masakan yang terbuat dari ayam dari warteg terdekat hingga restoran mewah.

Berkaitan dengan hal tersebut, usaha ternak ayam bisa menjadi bisnis yang sangat menguntungkan dan sangat menjamin keberhasilan para pebisnis. Baik daging ayam maupun telur selalu mendapat permintaan yang tinggi di pasaran.

Bicara soal peternakan ayam, kita mengenal ada ayam kampung dan ayam negeri yang keduanya cukup punya tempat tersediri di kalangan penikmat kuliner ayam.

Meskipun bisa dibilang usaha peternakan ayam kampung tidak sebanyak ternak ayam negeri, namun itu justru bisa dijadikan ide bisnis yang baik.

Keuntungan Memilih Usaha Ternak Ayam Kampung

Berikut ini adalah beberapa keuntungan yang bisa menjadi pertimbangan anda dalam memilih ternak ayam kampung.

1. Harga Jual Lebih Tinggi

Ternak ayam kampung bisa menjadi usaha yang cukup menguntungkan lantaran harga jualnya yang lebih tinggi daripada ayam negeri.

usaha ternak ayam modal kecil

Tidak hanya dagingnya yang dihargai lebih tinggi di pasaran, telur ayam kampung juga memiliki harga jual yang jauh lebih tinggi daripada telur ayam negeri.

Hal ini tentu saja akan membuat ternak ayam kampung menjadi salah satu usaha ternak yang menjanjikan. Apalagi anda bisa memulainya dengan modal yang tidak terlalu besar.

2. Persaingan Pasar Lebih Rendah

Jumlah pebisnis ayam kampung memang tidak sebanyak mereka yang mengembangkan usaha ayam negeri. Mungkin karena permintaan pasar untuk ayam negeri yang lebih tinggi dan harga ayam negeri yang murah.

Akan tetapi, peminat ayam kampung juga akan selalu ada, sehingga para pedagang atau pengusaha ayam kampung tidak akan kesulitan memasarkan ayam kampung, baik daging maupun telurnya.

Malah, dengan jumlah pebisnis ayam kampung yang tidak sebanyak ayam negeri, tingkat persaingannya jadi sedikit dan akan menjadi usaha yang sangat menguntungkan.

3. Pemeliharaan Relatif Lebih Mudah

Ayam kampung relatif lebih mudah dipelihara daripada ayam negeri. Anda bisa memelihara ayam kampung secara tradisional dengan membiarkannya berkeliaran, atau dengan kandang.

Selain itu, ayam kampung juga memiliki resistensi yang lebih baik terhadap penyakit daripada ayam negeri.

4. Permintaan Pasar Relatif Stabil

Meskipun permintaan pasar ayam negeri jauh lebih banyak dari ayam kampung, tetapi permintaan pasar untuk ayam kampung tidak pernah surut. Malah cenderung stabil dari waktu ke waktu.

Hal ini tentu saja akan sangat menguntungkan mengingat harga jualnya yang lebih mahal dan tingkat persaingan bisnisnya yang rendah.

Teknik Budidaya Ayam Kampung

Tidak seperti budidaya ayam negeri yang harus dikurung setiap saat, budidaya ayam kampung cenderung lebih fleksibel. Oleh karena itu, teknik budidayanya juga bisa dilakukan dengan banyak cara.

1. Teknik Konvensional

Teknik konvensional adalah cara budidaya ayam kampung yang paling banyak dilakukan di daerah kampung dengan pekarangan yang luas.

Dengan teknik ini, ayam akan dibiarkan berkeliaran di pekarangan tanpa pagar dan mencari makanan sendiri.

Biasaya ayam hanya akan diberi makan 1 atau 2 kali setiap harinya dan selebihnya mereka akan mengais makanan sendiri.

Ayam baru dipulangkan ke kandang ketika menjelang malam atau bahkan ada yang dibiarkan tidur di atas pohon.

Keuntungan dari teknik konvensional ini adalah bisa menghemat biaya pakan dan perawatan. Tetapi jika memakai teknik ini, anda tidak bisa memelihara ayam dalam jumlah banyak karena akan mengganggu di pekarangan rumah.

Kerugian teknik ternak ayam konvensional berikutnya adalah produktivitasnya yang rendah dan ayam menjadi lebih kurus karena pertumbuhannya tidak dikontrol dengan baik.

2. Teknik Semi Intensif

Teknik budidaya ayam kampung berikutnya adalah teknik semi intensif.

Dalam teknik ini, ayam tidak dibiarkan berkeliaran di pekarangan, tetapi dibuat pagar semi permanen dengan beralaskan tanah dan rumput.

usaha ternak ayam petelur

Di dalam pagar ini akan ditempatkan sebuah kandang yang memungkinkan ayam untuk beristirahat di malam hari.

Dengan teknik semi intensif, keselamatan ayam lebih terjaga dari serangan binatang buas. Selain itu, makanan dan kesehatan ayam akan lebih terkontrol. Sehingga akan menghasilkan produktivitas yang lebih tinggi daripada teknik konvensional.

Kelemahan dari teknik ini adalah sulitnya mengendalikan wabah penyakit menular. Karena ayam ditempatkan dalam satu tempat secara bersamaan, jika satu terkena serangan wabah penyakit, maka akan menular ke seluruh ayam dan berpotensi merugikan peternak.

3. Teknik Intensif

Teknik intensif adalah teknik budidaya ternak ayam yang lazim dipergunakan untuk ayam negeri. Untuk memaksimalkan produksi, teknik ini juga sudah cukup banyak dipakai untuk ayam kampung.

Dalam teknik ini, seluruh ayam akan ditempatkan dalam sebuah kandang dengan perawatan dan pakan yang tersedia sepanjang waktu.

Dengan teknik ini, ayam akan dipisahkan dalam beberapa kategori, misalnya kandang untuk ayam petelur dan kandang khusus ayam pedaging. Biasanya kandang untuk ayam pedaging masih dibagi-bagi lagi menurut usia ayam.

Hal ini bertujuan untuk memaksimalkan pemeliharaan sehingga akan mendapatkan hasil panen yang maksimal.

Keunggulan lain dari teknik intensif adalah penggunaan lahan yang minim. Malah kandang bisa dibuat secara bertingkat untuk memaksimalkan lahan yang ada.

Tetapi teknik ini memiliki beberapa kelemahan, seperti modal yang dikeluarkan cukup besar, butuh pemeliharaan yang intensif, dan sulit mengendalikan wabah penyakit menular.

Cara Mendapatkan Keuntungan yang Banyak dari Usaha Ternak Ayam Kampung

Untuk memaksimalkan keuntungan dari usaha ternak ayam kampung, anda bisa melakukan beberapa cara sederhana berikut ini.

1. Memilih Bibit yang Unggul

Dalam beternak ayam kampung, pertama-tama anda harus mendapatkan bibit yang baik, atau istilahnya bibit yang unggul.

Karena dari bibit yang berkualitas baik inilah, nantinya anda akan mendapatkan hasil panen yang berkualitas juga.

Adapun ciri-ciri bibit ayam kampung yang baik adalah sebagai berikut.

  • Anakan atau bibit ayamnya memiliki gerakan lincah dan gesit dengan cicit yang nyaring
  • Mempunyai kaki yang lurus atau berdiri dengan tegak, postur yang baik, dan mata yang jernih
  • Tubuhnya padat dan bagian anus tidak basah
  • Nafsu makannya baik
  • Bibit sudah memiliki bobot minimal 38 gram.

2. Mencari Pelanggan yang Tepat

Anda juga bisa memaksimalkan keuntungan jika bisa mendapatkan pelanggan tetap yang tepat.

analisa usaha ternak ayam potong kemitraan

Pelanggan tetap ini bisa berupa pengusaha restoran atau warung makan yang menjadi tempat anda memasok daging atau telur ayam kampung.

Dengan menjalin kerja sama dengan pelanggan yang tepat dan harga yang sesuai, berarti anda bisa merencanakan target produksi yang baik.

Di samping itu, dengan adanya pelanggan tetap, berarti itu bisa menjamin seluruh hasil usaha ternak anda akan tetap laris dan tidak tergantung pada kondisi pasar.

3. Memilih Teknik Budidaya yang Tepat

Teknik budidaya ayam kampung jelas akan mempengaruhi keuntungan yang akan anda dapatkan nantinya.

Baik itu teknik konvensional, semi intensif, maupun intensif, masing-masing memiliki keunggulan dan kekurangan yang akan mempengaruhi produksi dan keuntungan usaha ini.

Jadi, pertimbangkanlah akan memilih teknik budidaya yang paling tepat untuk mendapatkan hasil yang terbaik. Dengan hasil terbaik, maka ternak ayam kampung anda bisa menjadi salah satu usaha tersukses di desa.

4. Mengatur Keuangan Usaha Ternak Ayam Kampung dengan Benar

Cara anda mengatur keuangan juga akan mempengaruhi keuntungan yang anda dapat di kemudian hari.

Maka dari itu, sangat penting bagi anda untuk mengelola keuangan dengan baik, entah itu pendapatan ataupun pengeluaran.

Usahakan memiliki pembukuan dengan jelas dan jangan mencampuradukkan antara keuangan pribadi dengan keuangan usaha anda.  

Baca Juga:

Jadi, untuk anda yang masih bingung mau usaha apa di kampung, mengapa tidak memulai dengan ternak ayam kampung? [BH/CS]

Tinggalkan komentar